free hit counters by free-counters.net

Selasa, Maret 11, 2008

Bagaimana Nasib 1400-an Pegawai Pelabuhan I setelah RUU Pelayaran disahkan?

Tidak jelasnya, Tidak transparannya isi draft RUU Pelayaran membuat semua menjadi kabur.

Apakah terjadi krimping pegawai?

Apakah Pelabuhan I masih memiliki aset berupa tanah, gudang, dermaga, alat2 bongkar muat, UTPK? atau bagaimana?

Jika anda punya info, berikan komentar sehingga rekan lain dapat mengetahuinya.

3 komentar:

Hon mengatakan...

pegawai aja nasibnya tidak jelas masih dipertanyakan bagai mana kami yang kontrak yang selama ini nasibnya sudah tak jelas ditambah dengan adanya RUU Pelayaran ini mangkin sulit lah kami siap-siap kami tak makan, dan menambah beban negara yang menjadi pengangguran bila iman tak kuat siap-siap jadi pejahat

Hon mengatakan...

Pak kasihanilah nasib kami yang kontrak di PT. Pelindo ini sekarang aja sudah susah apa lagi telah di diterbitkan RUU Pelayaran mungkin kami akan di putus kontakkan alias kami akan jadi pengangguran

Anonim mengatakan...

Pak saya pekerja kontrak di PT. Pelindo Cabang Tanjung Balai Asahan. Saat ini saja nasib kami sudah susah, apalagi kalo RUU Pelayaran disahkan. Walaupun kami orang kecil tapi kami dapat menyimak arah RUU Pelayaran. Mohon kepada DPR sebagai wakil rakyat untuk menolak RUU Pelayaran dimaksud karena merugikan PT. Pelindo.

 
free hit counters by free-counters.net